Review Server BuiltUp VS Server Rakitan UNBK

Ujian Nasional Berbasis Komputer emang lagi ngetrend dizaman sekarang hampir seluruh tingkatan mulai dari SMP hingga Ke SMA memakai sistem ujian CBT (Computer Based Test), tentu semua telah dikaji secara mendalam oleh dinas terkait dalam hal teknis dengan pedoman yang telah dirancang seperti Topologi dasar pemasangan jaringan, untuk itu kita tidak perlu khawatir dengan masalah atau troubleshoot saat pemakaian applikasi CBT yang telah disediakan Dinas.
Namun dalam beberapa hal perlu diperhatikan walau ada standar pemakaian server yang telah dibuat oleh dinas, dalam hal ini kita wajib mematuhi peraturan dalam penggunaan server karena akan berakibat fatal apabila kita tidak mengikuti standar dinas, jika bisa lebih dari standar dinas akan lebih baik mengingat dan menimbang meminimalisir troubleshoot, kali ini saya akan meriview dua unit Server yang pernah saya pakai dalam hal ngetes ujian berbasis komputer (UNBK).

 Dari dua spesifiksi komputer Server diatas dapat kita menyimpulkan bahwa Server yang Built Up jauh lebih tangguh dibandingkan Server Rakitan, bisa kita lihat dari segi usia komputer tersebut, jika kita membahas masalah harga, emang jauh lebih mahal yang built up dibanding dengan server rakitan, dalam hal ini harga built up seken sama dengan harga server rakitan baru(paling selihnya hanya sedikit, tergantung kondisi built up dan daerahnya), nah untuk performa sendiri jika pemakaian dalam waktu yang tidak lama alias standart maka kedua-duanya pasti kelihatan sama tenaga yang dihasilkan tapi jika pemakaian dalam waktu yang lama atau terus menerus menurut hemat saya  server rakitan tidak akan kuat bertahan lama karena pc rakitan tidak di design untuk long lasting alias dipakai terus menerus, alasan seterusnya bisa jadi pc rakitan yang dijadikan sebagai server akan mudah panas sehingga  processorenya mengalami over heat seiring pemakaian.
jika kita bahas masalah bungkusannya / casing pc rakitan yang standar dengan budget pc dibawah 10jt akan kelihatan lebih ringkih dibandingkan dengan casing server built up.
selanjut tentang sirkulasi udara pada casing pc rakitan tidak memadai untuk mengeluarkan hawa panas akibat beban yang terus menerus direquest oleh owner yang mengakibatkan permintaan applikasi yang meningkat sehingga kinerja dari processore mencapai titik puncak 100 persen sehingga akan terjadi hangover, dan inilah salah satu yang memicu panas pada komputer.
jadi jika kita rincikan pemicu panas pada sebuah komputer dimulai dari ruang pacu yaitu processore yang menempel pada motherboard, walau processore diberi pendingin tambahan seperti kipas yang melekat pada heatsink untuk menyalurkan panas, namun seiring waktu dia akan tetap panas, dan yang selanjutnya adalah Hardisk, dst.
kesimpulan ; jika anda ingin membeli sebuah server baik itu digunakan untuk kepentingan pribadi maupun instansi, sebaiknya anda membeli server yang built up baru ataupun seken jika penggunaannya dalam waktu yang lama / hidup terus menerus, memang harga cukup pantastis untuk sebuah server built up, tapi jika pemakaian hanya sekedar menunaikan kewajiban UNBK tak salah dibeli server rakitan karena selepas ujian bisa dipakai untuk sehari-hari, bukan berarti server yang built up tidak bisa untuk pemakaian sehari-hari, kedua-duanya bisa dipakai untuk pemakaian sehari-hari namun beda peruntukannya.
Review Server BuiltUp VS Server Rakitan UNBK Review Server BuiltUp VS Server Rakitan UNBK Reviewed by Kijang Jantan on 11:09:00 PM Rating: 5

No comments:

Powered by Blogger.